Sumeleh

Just another WordPress.com weblog

Meski Bukan Pengikut Valentine’s Day Februari 13, 2009

Filed under: Baca-Tulis — naniklipi @ 3:01 pm

14 Februari…. Hari kasih sayang, katanya

Bagi kami ini hanyalah momentum

Jika sekotak coklat menjadi pelengkap

Setangkai mawar sebagai penanda cinta

Bagi kami kasih sayang ini tiap hela nafas

Tak berhenti….

Meski kadang sesak dada karena keributan layaknya bocah

Meski merajuk justru perekat rutinitas interaksi

Karena kadang percaya tak bertahta di tempatnya

Kadang tidak yakin tiba-tiba menyelinap, tanpa sebab

Moga Rabb Pemilik Cinta

Kian mendekap erat mimpi-mimpi kami

Ya, menuju masa depan yang satu!

Bersetia dan bahagia menuju batas tak bersyarat

 

11 Februari 2005 Silam Februari 11, 2009

Filed under: Multiple Sclerosis — naniklipi @ 7:47 am

Empat tahun silam, hari Jumat, ingat betul saya akan ujian itu.

 

Kalian yang Berbahagia Februari 7, 2009

Filed under: Baca-Tulis — naniklipi @ 2:20 pm

Keluarga, kerabat, karib terhenyak

Ikut berbinar matanya

Mulut tak henti ikut bergumam

Ada yang berdoa, ada yang berceloteh bahagia

 

Sesungguhnya, mungkin hanya ajal yang pasti

Tapi, kalian berdua akhirnya menemukan satu kepastian lagi

Kepastian takdir akan fitrah makhluk yang diciptakan berpasangan

Setelah begitu panjang proses, akhirnya…..

Selamat!!!

Pintu yang halal itu telah terbuka dan lapang untuk kalian

Ada doa, ada jabat erat selamat

Moga Allah mengakrabi keluarga barumu

Dengan segala rahmat dan karunia

Hingga bahagia dengan jiwa-jiwa tercinta: suami, istri dan anak-anak kelak

Dalam keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah

Ya, semoga….

 

Semestinya mencintai itu tanpa perlu berpikir dan  banyak alasan

Jadi, tatkala alasan itu berkurang dan tak ada lagi, tetaplah di sana

Bersetia dan bahagia, menuju pada batas tak bersyarat

 

 

(Kado dari Karib)

 

 

 

 

 

Bagi Siapa Pun yang Ultah Februari 7, 2009

Filed under: Baca-Tulis — naniklipi @ 2:15 pm

Proses terus berputar pada porosnya

Langkah menjejak pada usia dua delapan

Akhirnya….

 

Selamat, ya!

Ada banyak doa

Panjang usia, usia yang bermanfaat tentunya

Harimu moga kian bercahaya

Tidak hanya menyilaukan bagimu saja

Tapi, terangnya memancar untuk sekitar

Juga asa, cita, cinta moga jadi nyata

 

Yang lalu adalah sejarah

Sejarah yang tidak dilupakan begitu saja

Bukan juga sejarah pahit yang harus selalu diingat

Serap makna dari sana agar kau lebih matang

Kau hidup untuk saat ini dan esok

Tersenyumlah, teruskan langkahmu

 

Walau Cacat Kerja Tetap Semangat (http://mitranetra.or.id/news) Februari 7, 2009

Filed under: Multiple Sclerosis — naniklipi @ 1:59 pm

Rubrik : Sosial Budaya

Walau Cacat, Kerja Tetap Semangat

Kirim ke Teman

Mitranetra, 13 October 2006

Kecacatan dapat dialami semua orang. Penyebabnya dapat terjadi karena faktor penyakit, kecelakaan, atau faktor lainnya. Bila seseorang mengalami hal itu di masa kerjanya, bagaimanakah nasibnya selanjutnya? (lagi…)

 

Artikel MS_Ketika MS Menyerang (http://mitranetra.or.id/news) Februari 7, 2009

Filed under: Multiple Sclerosis — naniklipi @ 1:55 pm

Rubrik : Sosial Budaya

KETIKA MS MENYERANG

Kirim ke Teman

Mitranetra, 01 June 2006

Tiba-tiba mata saya kabur. Dalam waktu yang relative cepat, mata kiri saya tidak bisa melihat apa-apa. Saya bingung, kenapa mata saya tiba-tiba menjadi gelap. Saya ke dokter. Setelah diberi antibiotic dan dilakukan pemeriksaan mata secara komplit dokter belum dapat menemukan penyakit apa yang saya derita. Begitulah yang dialami Nanik Supriyanti (25), ketika pertama kali terserang “Multiple Sclerosis”, suatu penyakit yang hingga saat ini belum bisa disembuhkan.

Tak pernah terbayangkan oleh Nanik kalau dia harus menderita penyakit yang termasuk langka ini. Kegemarannya beraktifitas akhirnya harus terhambat karena penyakit yang menyerang system syaraf ini telah membuatnya kehilangan sebagian penglihatannya, Selain penglihatannya berkurang, dia juga pernah mengalami kelumpuhan selama beberapa waktu. (lagi…)

 

Edisi Buta Februari 7, 2009

Filed under: Catatan — naniklipi @ 1:10 pm

14 Januari

 

Ini adalah serangan jenis kedua, dan entah merupakan serangan ke berapa kali. Lebih berat sebenarnya. Tatkala Kinoi lumpuh total dia masih mampu berbicara di depan kakeknya yang renta, “Kalaupun nanti harus di atas kursi roda, aku masih bisa berbuat, aku masih bisa menulis”. Nah ini, buta total. Apa yang bisa dilakukan, Serangan ini lebih mengerikan. Dan, keluarga pasti lebih terpukul, padahal mereka belum sembuh benar dari pukulan setengah tahun silam. Hartanya sudah habis terkuras, apalagi hati mereka melihat anak kesayangannya cacat. Pohon yang ditanam, dipelihara, dan dipupuk sedari kecil, tatkala saatnya panen apa yang terjadi. Buah yang dinanti itu busuk. Dan sekeliling bersorak, “Lihat tuh anak yang dulu dibangga-banggakan, sekarang cacat”. (lagi…)

 

Bacalah! Februari 4, 2009

Filed under: Baca-Tulis — naniklipi @ 3:36 am

Bacalah, karena menjadi lebih pintar, memang lebih indah! Karena menjadi lebih tahu tentang apapun begitu menjadikan kita merasa ‘kaya’. (nanik, he…he…)

 

“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun?Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari….” (Pramoedya Ananta Toer, Anak Semua Bangsa, 1981:75) (lagi…)

 

Bias Gender dalam Bahasa Majalah Remaja Februari 2, 2009

Filed under: Kajian — naniklipi @ 7:35 am
Tags:

 

Abstract

 

In this paper the differences in youth languages will be discussed qualitatively. Males youth is distinct from females youth by the variation in their language. Language is a cultural construction and culture gives the language its form. Language cannot be separated from the heterogeneous society that use the language. The variation in language can be influenced by factors, such as social condition and situation. The aim of this work is to describe the youth language influenced by gender. The data used for the work have been collected from two youth magazines, “Hai” and “Kawanku”, using observation method (metode simak) and its advanced techniques, taking notes (teknik catat). The language found in the “Hai” magazine can be said to represent the variation used mainly by males, while in “Kawanku” by females. The collected data are classified and analyzed applying a method called “padan pragmatis”. The theory of sociolinguistics is used to describe the manifestation or the language bias used by the two studied youth groups. The result of research shows that there are gender-biased terms in youth languages can be reflected into some levels, i.e. topics, lexicon, gender stereotype, politeness, and the formal language used.

 

Keywords: language variation, gender bias, sociolinguistics, youth languages

 

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Melalui bahasa, remaja laki-laki dapat dibedakan dengan remaja perempuan. Penelitian ini akan mengkaji penggunaan bahasa dalam majalah remaja sebagai bentuk variasi bahasa berdasarkan jenis kelamin. Budiman berpendapat, bahasa sebagai media primer di dalam komunikasi, tidak bisa dituntut untuk bersih dari bias gender (2000: 14).

Kajian ini menarik karena masih jarang literatur yang secara komprihensif dan tuntas membahas hubungan bahasa jurnalistik dan gender. Bahasa dan gender merupakan bidang penelitian yang menarik dan mengalami perkembangan yang fenomenal dalam dasawarsa terakhir, bahkan Graddol (2003: 4) berpendapat, bahasa dan gender memiliki daya tarik akademis dan popular. Daya tariknya tidak hanya menjanjikan kemajuan teori linguistik dan sosial, tetapi juga memberikan kritik sosial dan merupakan suatu program aksi politis yang bertujuan mengelimir ketidaksetaraan jenis kelamin. (lagi…)

 

Hello world! Februari 2, 2009

Filed under: Uncategorized — naniklipi @ 5:31 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.